DPMG Aceh Turun ke Bireuen, Nilai 2 Posyantek Unggulan
BIREUEN, 18 MEI 2026, DPMG Aceh melakukan penilaian langsung terhadap 2 Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna di Kabupaten Bireuen, Senin (18/05/2026). Penilaian ini bagian dari seleksi Posyantek Berprestasi tingkat Provinsi Aceh 2026. Dua gampong yang jadi lokasi penilaian adalah Gampong Laksamana, Kecamatan Jeumpa, dan Gampong Paya Rangkuluih, Kecamatan Kuta Blang.Tim penilai DPMG Aceh yang dipimpin Kabid Usaha Ekonomi Masyarakat Gampong memeriksa langsung unit usaha, administrasi, hingga dampak program terhadap warga.
Inovasi Sederhana, Dampak Nyata
Di Laksamana, tim melihat Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna Harapan Kita, yang berfungsi menjadi bengkel desa yang menyediakan alat TTG untuk pembuatan boat nelayan, Fokus: Bantu nelayan bikin dan rawat perahu fiber/kayu dengan standar lebih aman dan cepat.
TTG yang dipakai:Cetakan fiber/glass moulding: Biar bentuk perahu seragam, nggak tiap kali bikin dari nol. Mesin gerinda, bor, gergaji listrik: Percepat proses pemotongan kayu dan finishing. Alat press dan laminasi fiber: Hasil lebih kuat, tahan air, nggak mudah bocor.Kompor pengering cat dan oven fiber: Biar proses pengeringan cepat dan rata.
Dampaknya:
Dulu bikin 1 perahu 2 bulan, sekarang 3 minggu. Umur perahu juga lebih panjang. Bireuen daerah pesisir, disamping dipasarkan keluar kabupaten Bireuen, model ini banyak dipakai oleh nelayan kecil sehingga bisa punya perahu sendiri tanpa utang besar ke toke.
Sementara di Paya Rangkuluih, Posyantek Maju Beersama mengembangkan usaha pengelasan dan pembubutan.
Jadi Barometer untuk 609 Gampong
Kepala DPMG Bireuen mengatakan, penilaian Posyantek bukan sekadar lomba. Ini jadi barometer apakah dana desa benar-benar melahirkan inovasi yang hidup dan berkelanjutan.“Posyantek yang bagus itu bukan yang alatnya canggih, tapi yang bisa dipakai, dirawat, dan menguntungkan warga. Kalau dua Posyantek Bireuen ini lolos, mereka akan mewakili Aceh di tingkat nasional,” ujarnya. Korkab TPP Bireuen menyambut baik penilaian ini. Menurutnya, ini bukti kerja pendampingan di lapangan mulai membuahkan hasil nyata.
Hasil penilaian Posyantek Berprestasi Aceh 2026 dijadwalkan diumumkan pada tanggal 18 Juni 2026, bersamaan dengan penganugerahan pemenang lomba TTG. Pemenang akan mewakili Aceh di ajang Teknologi Tepat Guna Nasional. Kalau lolos, kedua Posyantek tersebut akan mengangkat nama Bireuen bukan karena berita macet di jembatan Kuta Blang, tapi karena inovasi gampong yang lahir dari tangan warga sendiri.
Komentar
Posting Komentar